3 Alasan Kuat Mengapa Pengajuan Pinjaman Uang Online Kamu Ditolak

Seperti yang kita tahu, pengajuan pinjaman uang online ke fintech yang legal seperti Kredivo jauh lebih mudah jika dibandingkan mengajukan pinjaman ke bank atau lembaga konvensional lainnya. Persyaratannya sedikit dan pengajuannya cepat karena berbasis online dan menggunakan platform aplikasi yang dapat diunduh di smartphone. Nggak perlu repot-repot datang, fotokopi dokumen ini itu, nunggu survey, dan lain sebagainya.


Namun, karena lebih mudah, bukan berarti selamanya pengajuan pinjaman uang online di fintech akan selalu disetujui, lho. Banyak juga pendaftar atau calon debitur yang pengajuannya ditolak. Sebab, fintech-fintech yang legal dan terdaftar dan diawasi oleh OJK seperti Kredivo, tidak akan asal menyetujui pendaftaran atau pinjaman debitur. Meski terkesan mudah, fintech juga memiliki analis dan menerapkan teknologi yang dapat menilai kelayakan profil debitur dari data-data yang diunggahnya.

Apakah kamu termasuk salah satu yang pernah ditolak ketika mengajukan pinjaman uang online? Jika iya, coba ingat-ingat lagi, mungkin ada salah satu kesalahan berikut ini yang tidak kamu sadari:

Jumlah penghasilan kurang dari syarat minimum yang diajukan

Sama dengan lembaga pinjaman konvensional, fintech pinjaman uang online juga memiliki syarat yang harus dipenuhi bagi calon debitur yang mau pinjam dana. Namun, syaratnya lebih sedikit dan mudah. Contohnya: Kredivo menerapkan tiga syarat bagi calon debitur yang mau daftar dan mengajukan pinjaman, yaitu:

1. Merupakan WNI yang berusia minimum 18 tahun.
2. Berpenghasilan tetap minimal Rp 3 juta per bulan.
3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi.

Ketiga syarat tersebut sifatnya krusial bagi calon debitur, terutama besaran penghasilan minimum. Penghasilan minimum bisa dibilang ukuran atau standar yang diterapkan fintech dan lembaga pinjaman lain dalam menilai layak atau tidaknya seseorang diberikan akses pinjaman. Maka dari itu, syarat yang satu ini harus dipastikan sesuai. Sebab, kalau jumlah penghasilan kamu berada di bawah syarat minimum, artinya sama dengan kamu belum dianggap mampu atau layak diberikan pinjaman.  

Besaran penghasilan juga akan berpengaruh pada limit pinjaman yang kamu dapat. Makin besar jumlah penghasilan, biasanya semakin besar juga kesempatan mendapat limit lebih besar. Dengan Kredivo, kamu berkesempatan mendapatkan limit maksimal s.d Rp 30 juta apabila mendaftar sebagai pengguna Premium. Pengguna Premium juga dapat mengajukan pinjaman mulai dari 500 ribu sampai puluhan juta (sesuai limit yang dimiliki maksimal untuk tenor 6 bulan), dengan tingkat suku bunga tetap hanya 2,95% per bulannya

Histori rekening buruk

Karena tidak terkoneksi dengan SLIK atau BI Checking, sebagian fintech pinjaman uang online akan meminta calon debitur memberikan atau mengunggah histori rekeningnya. Ini dilakukan untuk melihat “kesehatan” arus keuangan dari transaksi yang tercatat di rekening. Singkatnya, rekening yang sehat akan terlihat dari jumlah pengeluaran yang tidak melebihi atau mentok sama dengan jumlah penghasilan. Maka dari itu, tidak disarankan mengunggah histori rekening dalam keadaan saldo 0. Sebab ini akan membuat pengajuan pinjamanmu jadi berpotensi besar ditolak karena dianggap memiliki kondisi keuangan yang tidak sehat.

Kontak sulit untuk dihubungi

Sebagian fintech juga masih ada yang menerapkan sistem survei ke calon debitur yang mengajukan pinjaman, meski hanya melalui telepon baik ke kamu ataupun kontak darurat. Namun, telepon survei inilah yang akan berpengaruh besar pada penentuan disetujui atau ditolaknya pengajuan pinjamanmu. Kalau telepon tidak diangkat atau tidak terangkat karena kesibukan, dan ini terjadi berkali-kali, besar kemungkinan pengajuan pinjamanmu bakal ditolak. Kamu juga perlu memastikan bahwa kontak darurat yang ditaruh dalam pengajuan pinjaman adalah kontak yang valid dan sudah minta izin sebelumnya. Sebab, selain ikut disurvei, kontak darurat akan menjadi pihak yang akan dihubungi kalau-kalau kamu telat melakukan pembayaran angsuran.

Nah, dari tiga poin tersebut, mana yang kira-kira potensial jadi alasan mengapa pengajuan pinjamanmu ditolak?

Sebagai tips, ketika kamu mengajukan pinjaman uang online di satu fintech, usahakan hanya ajukan di fintech tersebut saja sampai ada keputusan pengajuan ditolak atau diterima. Jangan ajukan pinjaman ke banyak fintech sekaligus dalam waktu bersamaan. Begitupun kalau pengajuan pinjaman sudah diterima, jangan ajukan apalagi menggunakan fintech lain untuk membayar pinjamannya.

Ketika pengajuan pinjamanmu ditolak, kamu bisa mencoba daftar pada fintech lain atau memperbaiki pengajuan pinjaman (kalau diberitahu langsung letak kesalahannya). Dengan Kredivo, kamu dapat mencoba daftar kembali dalam waktu 3 bulan ke depan. Namun, pastikan kamu memberikan data yang valid dan tidak melakukan tiga kesalahan di atas ya.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini